Ranking QS adalah pemerintkatan perguruan tinggi yang dilakukan oleh lembaga Quacquarelli Symonds (http://www.qs.com). Penetapan peringkat perguruan tinggi didasarkan pada hasil riset dengan menggunakan 9 indikator. Rinciannya sebagai berikut.
  1. Reputasi akademis (bobot 30%)
    Survei dilakukan ke kalangan akademisi kampus di berbagai negara untuk setiap jurusan/pogram studi untuk mengukur reputasi jurusan/program studi tersebut di kalangan akademisi internasional.
  2. Reputasi karyawan (bobot 10%)
    Mensurvei karyawan administrasi perguruan tinggi untuk mengukur kualitas layanan administasi perguruan tinggi.
  3. Rasio fakultas/mahasiswa (bobot 20%)
    Dihitung dari rasio jumlah dosen dengan jumlah mahasiswa yang lulus dari setiap program studi di perguruan tinggi.
  4. Penghargaan hasil riset (bobot 15%)
    Indikatornya adalah jumlah riset ilmiah perguruan tinggi yang mendapatkan penghargaan sebagai tolok ukur reputasi karya ilmiah tersebut, yang dianalisis dengan program Scopus.
  5. Jumlah riset ilmiah per fakultas (bobot 15%)
    Dengan menggunakan aplikasi Scopus, jumlah riset ilmiah per dosen dikalkulasi menjadi skor dengan bobot penilaian 15%.
  6. Proporsi fakultas internasional (2,5%)
  7. mahasiswa internasional (2,5%)
    Indikator ini menganalisis jumlah dosen internasional yang mengajar di perguruan tinggi tersebut. Sementara itu, pengukuran jumlah mahasiswa program studi internasional itu dilihat dari rasio jumlah mahasiswa internasional dibandingkan dengan pegawai administrasi PT sebagai penentu kualitas layanan administrasi program studi internasional tersebut.
  8. Proporsi pertukaran mahasiswa ke luar negeri (2,5%)
  9. Proporsi penerimaan pertukaran mahasiswa dari luar negeri (2,5%)
    Indikator ini dilihat dari jumlah mahasiswa yang dikirim ke luar negeri dalam rangka program pertukaran mahasiswa serta penerimaan mahasiswa dari luar negeri dalam rangka program tersebut.
Dari 9 indiaktor itu, Quacquarelli Symonds kemudian memeringkat 1000 universitas di dunia, termasuk 350 universitas di Asia 2016. Peringkatnya bertambah 50 universitas dibandingkan dengan riset  QS University Ranking: Asia 2015 yang hanya memeringkat 300 universitas.