Family Gathering adalah tajuk kegiatan keluarga besar Fakultas Komunikasi dan Informatika di Tawangmangu tanggal 11-12 Pebruari 2017. Lebih dari enam puluh warga FKI turut serta memeriahkan acara.

“Semua anggota keluarga diundang dalam kegiatan ini, namun ada beberapa yang pamit tidak dapat hadir karena berbagai alasan,” ungkap Bp. Aris Rakhmadi sebagai Ketua Rombongan dalam sambutan pembukaan.

Rangkaian kegiatan dibagi menjadi tiga bagian. Malam keakraban diselenggarakan hari Sabtu malam di hotel BIP (Balai Istirahat Pekerja), Tawangmangu. Game keluarga diselenggarakan Ahad pagi di Arena Outbond Bukit Kemuning. Selanjutnya acara bebas di seputar arena.

Pada malam keakraban diserahkan cindera mata (award) untuk Bp. Sri Wiji dan Ibu Kristinah. Keduanya adalah karyawan FKI yang memasuki masa pensiun di tahun 2016, dengan jabatan terakhir masing-masing adalah Kepala Tata Usaha dan Bendahara. Award dimaksudkan sebagai ungkapan terima kasih dan penghargaan atas sumbangsih kedua karyawan yang telah berkarya untuk FKI.

Game keluarga diawali kegiatan senam pagi, dan selanjutnya diisi permainan-permainan yang mengasah komunikasi, leadership dan team working. Melalui permainan ini akan muncul kesadaran  penting terkait perilaku manajemen yang baik untuk menyelesaikan persoalan keseharian.

Acara bebas diisi berbagai kegiatan antara lain dalam bentuk permainan flying fox, tubing, atau berenang atas biaya dari panitia. Selain itu peserta dapat menikmati permainan lain, seperti berkuda, atau sekedar duduk-duduk dan berbincang santai.

Semua peserta merasa senang dengan kegiatan family gathering ini dan memandang positif. “Bila mungkin dilakukan setahun sekali,” kata Bp. Budi Santoso ketika menyampaikan pesan dan kesan.

Gerimis mewarnai suasana pagi saat acara bebas. Namun gerimis dan kabut tidak menghalangi keceriaan dan kegembiraan para peserta, termasuk anak-anak.

Acara ini perlu dipandang sebagai silaturahmi, bukan semata-mata jalan-jalan. Tujuannya untuk mempererat rasa kekeluargaan dan saling memahami di antara warga FKI. “Niatkan sebagai silaturahmi dan bagian dari ibadah, sehingga disamping mendapat kegembiraan, juga medapat pahala dari Allah,” imbuh Bapak Dekan saat menutup acara.

Akhir acara ditutup dengan do’a bersama yang dipimpin ustad Sujiono, yang juga merupakan Bendahara FKI.