Gedung Siti Walidah tadi malam (31 Juli 2019) benar-benar meriah. Dekorasi dan tataruang ditunjang dengan pencahayaan yang mewah menjadikan panggung acara soft launching menjadi sangat meriah. Acara dimulai pada pukul 19.00 dan dihadiri oleh Bapak Wakil Gubernur Jawa Tengah, Gus Yasin, dan Bapak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. Muhajir Efendi.

Ketua PP Muhammadiyah, Drs. H.A. Dahlan Rais, M.Hum saat jumpa pers dengan kalangan media menjelaskan, tema Muktamar nantinya adalah ‘Memajukan Indonesia, Mencerahkan Semesta’. “Maksud dari tema ini, Muhammadiyah ingin memperluas misi kerahmatan sebagai gerakan Islam berkemajuan” jelasnya saat melakukan konferensi Pers (30/7) di dampingi Rektor UMS, Prof Dr Sofyan Anif M.Si dan Sekretaris Panitia Muktamar, M Nurul Yamin.

“Tema ini sebagai salah satu unsur yang menceritakan peran serta Muhammadiyah dalam melahirkan Indonesia. Maka Muhammadiyah senantiasa hadir mengawal arah perjalanan bangsa dan menyelesaikan berbagai masalah keumatan,” ungkapnya.

Lanjut, Ketua PP Muhammadiyah Bidang Konsolidasi Organisasi dan Kaderisasi ini melengkapi penjelasan sebelumnya, bahwa hasil keputusan Muktamar Muhammadiyah sebelumnya, organisasi yang sudah berusia 107 tahun itu berusaha memperluas kiprahnya di kancah dunia melalui kegiatan pendidikan dan kemanusiaan.

UMS sebagai tuan rumah, sampai saat ini sudah melakukan berbagai macam persiapan, seperti proses pembangunan gedung Edutorium yang akan menjadi pusat kegiatan Muktamar Muhammadiyah. Penunjukan UMS sebagai tuan rumah muktamar berdasrkan SK PP Muhammadiyah Nomor 218/Kep/1.0/B/2017. Dijadwalkan Muktamar Muhammadiyah akan dilaksanakan pada tanggal 1-5 Juli 2020, di hadiri oleh seluruh keluarga besar Muhammadiyah baik dari Indonesia maupun Pimpinan Cabang Istimewa di luar negeri.