Program Implementasi kerjasama Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surakarta yang diamanahkan kepada Fakultas komunikasi dan Informatika (FKI), akhirnya bisa direalisasikan. Adapun bentuk nyata dari kerjasama tersebut berupa pengembangan infrastruktur siaran radio Mentari FM yang berada di UMS. Infrastruktur ini memiliki prinsip, bahwa narasumber yang melakukan siaran (baik OffAir maupun OnAir) tidak diharuskan datang ke studio Mentari FM, namun cukup dari kampus UMS.

Ujicoba perdana siaran live dilakukan pada hari Senin, 10  April 2017 pukul 17.00 sampai menjelang maghrib. Alhamdulillah kegiatan berjalan dengan lancar. Ujicoba tersebut mengambil segmen Pendidikan dalam Islam dengan narasumber Ibu Hj. Dra. Mahasri Shobahiya, M.Ag. “Kami sangat senang dan mengapresiasi positif atas implementasi kerja sama ini”, ungkap ibu Mahasri.

Kedepan, yang terlibat aktif dalam kerjasama ini meliputi FKI yang didisposisikan kepada Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi selaku penanggung jawab aktifitas studio Radio, Lembaga Pengembangan Ilmu Keislaman (LPIK) yang menyediakan narasumber beserta host, serta Komunitas Mahasiswa Radik selaku Lembaga Semi Otonom dibawah prodi Ilmu Komunikasi. Kesemuanya itu dibawah koordinasi bidang kerjasama UMS yang secara sinergis dan kesinambungan selalu berkomunikasi aktif dengan pihak Mentari FM.

Narasumber bersama kru radio

Narasumber ibu Mahasri bersama kru radio di balik kegiatan ujicoba siaran live

Berhasilnya ujicoba siaran langsung, memberikan peluang yang sangat besar untuk meningkatkan dakwah Muhammadiyah melalui radio. Narasumber yang tinggal di wilayah barat Solo Raya tidak harus datang ke Studio Radio Mentari untuk melakukan siaran live maupun rekaman. Di samping jarak yang jauh, kemacetan lalu lintas akan membuang waktu bagi narasumber. Kegiatan di UMS yang bersifat dakwah maupun informasi dapat disiarkan secara live dari UMS.

Bagi sivitas akademika di FKI, khusunya di prodi Komunikasi, kegiatan ini menjadi excercise dan pengalaman yang baik untuk pengelolaan program siaran radio, melalui pengalaman nyata dalam mengelola siaran. Interaksi antara sivitas akademika dengan pengelola radio diyakini akan menambah wawasan terkait dunia keradioan. Selamat dan Sukses … . (azf).