FKI-UMS. Belakangan ini banyak kita temui orang tua yang mengaku kewalahan mengatur anaknya dalam mengatur waktu bermain game online. Tidak hanya itu, orang tua seringkali kesulitan dalam mengendalikan anaknya yang sudah mulai kecanduan gadget. Kesibukan orang tua dan rendahnya literasi, menjadi faktor utama permasalahan tersebut muncul. Menanggapi hal itu, mahasiswa FKI UMS tergerak untuk memberikan penyuluhan dan pendampingan literasi game online kepada orang tua siswa. Sabtu (24/3) Mahendra, Rino, Khairunnisa serta Haswari melakukan pengabdian literasi video game terhadap 22 orang tua murid dari SD Al-Abidin yang berlangsung di nDalem Kopi, Wonorejo.

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mengedukasi para orang tua mengenai pentingnya literasi video game. “Kegiatan ini bukan hanya untuk menjembatani gap antara anak-anak dengan orang tua yang berbeda generasi, tetapi juga agar orang tua mampu memahami konten yang terdapat pada video game yang dimainkan oleh anak-anak mereka.” ujar Mahendra selaku salah satu fasilitator kegiatan tersebut.

Pengabdian ini terbagi dalam ua sesi. Pada segemen pertama, fasilitator memaparkan mengenai pentingnya literasi video game, dampak positif dan negatif video game, serta konten yang terdapat pada berbagai macam video game. Selanjutnya, pada sesi kedua, mahasiswa FKI UMS ini juga melakukan pendampingan dalam penggunaan parental control yang ada pada aplikasi di smartphone mereka. Sistem parental control ini berfungsi untuk memfilter hiburan apa saja yang layak dikonsumsi oleh anak-anak mereka sesuai dengan umurnya.

Menurut salah seorang peserta, Diki Hardiansyah mengatakan bahwa kegiatan ini sangat penting dan perlu diketahui oleh orang tua siswa. “Kegiatan literasi ini sangatah penting, khususnya bagi para orang tua baru-baru ini yang perlu mengikuti perkembangan zaman dan hal ini juga menentukan bagaimana orang tua mendidik anaknya”. (agt)