SURAKARTA – Wakil Dekan 3 Fakultas Komunikasi dan Informatika, Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKI UMS) menyerahkan sertifikat mahasiswa berprestasi (mawapres) di tingkat fakultas, Senin (30/1/2023).
Selanjutnya, mawapres tersebut akan berkompetisi di tingkat universitas untuk bersaing dengan mawapres dari fakultas lainnya.
Ketiga mawapres FKI UMS tersebut antara lain,
1. Aldin Nasrun Minalloh – juara 1,
2. Nur Khaulah Arrizka – juara 2,
3. Indah Setia Rini – juara 3.
Ketiganya merupakan mahasiswa dari Program Studi Informatika, FKI UMS.
Ahmada Auliya Rahman, S.I.Kom, M.Pd, selaku Wakil Dekan 3 FKI UMS menjelaskan, penetapan 3 mawapres tersebut sudah melalui tahap seleksi dari beberapa aspek penilaian.
“Sebelumnya kami sudah melakukan seleksi ya. Ada sebanyak 5 calon mawapres yang kami seleksi, hingga akhirnya terpiihlah 3 mawapres FKI UMS ini,” jelasnya.
Ahmada menambahkan, aspek yang dinilai adalah hasil karya tulis ilmiah, kemampuan bahasa inggris, dan pengetahuan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK).
Ia berharap mawapres yang terpilih bisa mengembangkan potensinya untuk memberikan manfaat yang nyata kepada masyarakat.
“Kemudian, semoga prestasi mereka bisa menginspirasi para mahasiswa lainnya di FKI UMS,” pungkasnya.
Aldin Nasrum Minalloh, peraih juara 1 mawapres FKI UMS mengaku bersyukur atas prestasinya ini. Ia merasa jadi lebih bersemangat meraih prestasi-prestasi lainnya.
“Saya jadi termotivasi untuk menjadi lebih baik lagi. Tidak hanya di bidang akademik, tapi juga nonakademik,” ujar mahasiswa Prodi Informatika FKI UMS ini.
Tak hanya Aldin, Nur Khaulah Arrizka sebagai juara 2 mawapres FKI UMS berharap mahasiswa di lingkungan FKI UMS bisa mengembangkan minat dan bakatnya masing-masing.
“Jadi tidak hanya mengembangkan sisi akademik saja, tapi nonakademiknya juga bisa dikembangkan lagi” ungkapnya.
Kemudian, peraih juara 3 mawapres FKI UMS, Indah Setia Rini berpesan kepada mahasiswa lainnya untuk jangan takut mencoba hal baru untuk mengembangkan potensi diri.
Ia berharap di tahun yang akan datang, partisipasi mahasiswa FKI UMS terhadap seleksi mawapres lebih diminati lagi.
“Intinya jangan takut mencoba berkompetisi, kita tidak akan tahu hasilnya sebelum kita mecoba dulu. Tentunya juga harus berani ambil risiko,” ungkap Indah. (Risqi Sonjaya)


