FKI.UMS.AC.ID – Dalam rangka mewujudkan visi misi dan tujuan Fakultas Komunikasi dan Informatika Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKI UMS), secara berkala di selenggarakan kegiatan pemantapan implementasi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan bagi civitas akademika FKI UMS. Mengambil moment sebelum libur akhir Ramadhan, kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 26 April 2022 mulai pukul 16.00 dan berakhir pada pukul 17.30 di Ruang Seminar Gedung J FKI. Setelah acara selesai dilanjutkan buka puasa bersama.

Kegiatan ini mengundang seluruh dosen tetap, dosen tidak tetap, tendik, staf kebersihan dan juga tendik yang sudah purna di FKI. Alhamdulillah jumlah peserta yang hadir kurang lebih 120 peserta dengan prosentase 85% peserta yang diundang hadir dalam kegiatan ini bersama keluarganya.

Penguatan implementasi visi-misi disampaikan oleh Bapak Drs. KH. Marpuji Ali, M.Si. Beliau merupakan salah satu Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan sekaligus Pimpinan Badan Pembina Harian UMS. Beberapa point penting yang harus direfleksikan dan ditindaklanjuti oleh civitas FKI UMS yaitu. Pertama, Kita harus bersyukur berada di UMS ini. Jika dilihat dari sejarahnya, sampai saat ini sudah berkembang pesat. Kedua, sebagai bagian dari civitas apakah sudah mengerti tentang  Muhammadiyah. Mungkin secara etimologi dan epistemologis pastinya sudah mengerti, namun yang dikerjakan sehari-hari terutama di Amal Usaha Muhammadiyah apakah sudah mencerminkan perilaku warga Muhammadiyah? Ketiga, pada pernyataan “hidup-hidupilah Muhammadiyah, jangan mencari hidup di Muhammadiyah” kita termasuk kategori menghidupi Muhammadiyah atau mencari hidup di Muhammadiyah? Jika kita hanya melaksanakan kewajiban bekerja maka termasuk mencari hidup di Muhammadiyah. Agar menjadi bagian dari kategori menghidupi Muhammadiyah, maka harus bekerja dengan sungguh-sungguh, ikhlas, disiplin, berprestasi yang tercermin dalam perilaku ”IHSAN”.

Perilaku Ihsan akan membawa kita pada umat terbaik seperti halnya tersebut dalam Qur’an Surat Ali Imron ayat 110. Kamu (umat Islam) adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, (karena kamu) menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka. Di antara mereka ada yang beriman, namun kebanyakan mereka adalah orang-orang fasik”. (azf)

 

Tags: